Pengertian Dasar dan Kegunaan Cache

Bagikan di

Coba clear cache-nya. Pernah dengar orang menyuruhmu melakukan hal tersebut? Kenapa dengan melakukan clear cache kadang bisa menyelesaikan error yang ada di aplikasi? Apa sih kegunaan dari cache dan kenapa itu penting?

Memori Cache

 

Pengertian Cache

Secara umum, cache di dalam bidang komputer merupakan istilah yang digunakan untuk suatu komponen yang bertugas untuk mempercepat pengambilan data dengan cara menyimpan data-data yang memiliki potensi akan digunakan di masa depan, sehingga saat itu terjadi data sudah siap.

Cache biasanya berupa suatu memori kecil (baik hardware maupun software) yang dapat menyimpan data terbatas.

Mungkin akan lebih jelas jika menggunakan contoh.

Baca koran sambil minum kopi dan makan gorengan

Ayah kamu minta diambilkan koran ke kamu. Kamu sebagai anak yang baik sudah tahu bahwa biasanya Ayah baca koran sambil makan gorengan dan minum kopi. Jadi disini, ada potensi besar bahwa Ayah kamu akan melakukan hal yang sama lagi. Daripada kamu disuruh bolak-balik, saat kamu ambil koran, kamu juga bawain gorengan dan kopi.

Nah, disini cara anak di atas memenuhi permintaan Ayahnya mirip seperti cache.

 

Kenapa Cache Dibutuhkan?

Pertama, perlu diingat bahwa cache digunakan untuk mempercepat pengambilan data. Program yang menggunakan cache bisa memiliki kecepatan yang lebih tinggi. Cache dibutuhkan karena terkadang ada komponen lambat yang menganggu kinerja aplikasi. Contoh yang paling dekat dengan kita adalah browser cache.

Pada aplikasi browser, kecepatan dalam membuka suatu halaman website sangat dipengaruhi oleh kecepatan internet. Sehingga bisa dikatakan salah satu komponen yang menyebabkan aplikasi melambat adalah internet.

Jadi untuk mengatasinya, kita harus menggunakan internet sesedikit mungkin. Caranya? Dengan cara browser menyimpan data halaman website yang sudah pernah dikunjungi. Jadi, kalau kamu mengunjungi website tersebut lagi, browser tidak perlu menggunakan internet.

Dengan dan tanpa cache

Misalnya, kamu suka sekali membuka Facebook.

Karena kamu selalu membuka Facebook, browser tau kalau kemungkinan besar kamu akan buka Facebook lagi besok. Jadi, browser menyimpan data website Facebook dalam cache. Ketika besoknya kamu buka Facebook, browser tinggal mengambil data dari cache, tanpa perlu koneksi internet.

Bandingkan jika tanpa cache, setiap kali kamu membuka Facebook dengan internet yang lemot, pasti kamu akan marah-marah.

Jadi dengan menggunakan cache, kamu cuma akan marah-marah satu kali yakni saat pertama kali membuka Facebook. Tanpa cache, kamu akan marah-marah berkali-kali setiap kali kamu buka Facebook.

 

Istilah Dasar dalam Cache

Ada beberapa istilah dasar dalam cache yang perlu kamu ketahui. Istilah ini berkaitan erat dengan cara kerja cache.

  • Cache Hit

    Cache Hit adalah kondisi dimana cache memiliki data yang dibutuhkan.

    Contoh gambarannya ketika kamu bawain Ayahmu kopi dan memang benar Ayah kamu sedang ingin minum kopi.

    Apa yang sudah disimpan di cache menjadi berguna saat cache hit.

 

  • Cache Miss

    Cache Miss adalah kondisi dimana cache tidak memiliki data yang dibutuhkan.

    Contohnya, kamu membawa gorengan tapi Ayahmu sedang tidak ingin makan gorengan tapi maunya makan Indomie.

    Jadi, apa yang disimpan di dalam cache ternyata tidak cukup untuk memenuhi permintaan. Satu varian dari cache miss ini adalah bernama cold miss yang didefinisikan sebagai cache miss yang terjadi ketika cache masih kosong.

 

  • Replacement Policy

    Replacement Policy adalah bagaimana cara cache memperlakukan data baru yang harus disimpan ke dalam cache.

    Pada contoh anak berbakti di atas, karena sang Ayah ingin Indomie, kamu meletakkan gorengan di dapur lalu memasak Indomie untuk dibawa ke sang Ayah. Replacement Policy-mu adalah menaruh benda yang tidak digunakan dan mengambil benda yang diminta.

    Replacement Policy ini dibutuhkan karena terbatasnya kapasitas sebuah cache. Cache tidak mungkin untuk menyimpan semua data yang pernah diminta karena cache biasanya berukuran kecil.

 

Gambaran Cara Kerja Cache Sederhana

Cache bekerja dengan cara menyimpan data yang sekiranya dibutuhkan kembali pada suatu memori kecil. Kita bisa menganggap memori kecil ini sesederhana sebuah tabel.

Berikut ini contoh sebuah cache sangat sederhana untuk sebuah browser.

Sebuah cache akan mulai dari tabel kosong. Pada contoh ini, tabel terdiri dari dua kolom yakni URL dan data.

Cache sederhana bagian 0

 

Kemudian, ada permintaan untuk mengakses sebuah website dengan URL www.facebook.com.

Cache sederhana bagian 1

 

Awalnya, browser akan mencari di cache apakah ada data untuk website dengan URL www.facebook.com. Ternyata tidak ada, karena cache baru saja dibuat dan masih kosong. Hal ini disebut sebagai cold miss.

Cache sederhana bagian 2

 

Karena tidak ada, browser akan meminta datanya langsung ke server www.facebook.com melalui internet. Karena internetmu lambat, kamu jadi marah-marah karena harus menunggu browser mengambil data lewat internet.

Cache sederhana bagian 3

 

Kemudian, setelah datanya didapatkan, browser akan menyimpannya pada cache karena browser berasumsi kamu bakalan mengakses www.facebook.com lagi nanti.

Cache sederhana bagian 4

 

Satu jam kemudian, kamu ingin membuka www.facebook.com lagi. Kamu sudah siap-siap marah lagi karena tau kalau internetmu lemot. Tapi ternyata, browser kamu dapat membuka www.facebook.com dalam waktu yang sangat cepat!

Cache sederhana bagian 5

Kenapa? Karena browser kamu tau bahwa ada data yang bisa digunakan di dalam cache. Browser kemudian menampilkan data yang tersimpan dalam cache. Kejadian ini disebut sebagai cache hit.

 

Cache di dalam Komputer

Cache bisa berbentuk software maupun hardware.

Cache pada hardware biasanya ditemui di dalam sebuah processor dan GPU. Cache ini digunakan sebagai tempat menyimpan data yang akan digunakan oleh processor agar tidak perlu mengambilnya lagi dari RAM maupun Harddisk. Mengambil data dari RAM maupun Harddisk membutuhkan waktu yang lebih lama di bandingkan melalui cache.

Cache di dalam processor

Cache dalam bentuk software biasa kita temui di dalam web browser. Selain itu, kamu juga bisa membuat cachemu sendiri dalam bentuk sofware menggunakan tabel (array) seperti pada contoh di atas, atau menggunakan Hash Table dan Linked List jika kamu ingin cachemu lebih efisien.

 

Kenapa Menghapus Cache Bisa Memperbaiki Error?

Hal ini terjadi biasanya karena data yang kamu miliki di dalam cache sudah kadaluwarsa dan perlu diganti. Biasanya, proses pergantian ini ditangani oleh replacement policy dan terjadi otomatis. Namun, ada saat tertentu dimana cache tetap bertahan.

Menghapus cache, memaksa aplikasi untuk mengosongkan data yang ada di dalamnya. Sehingga, aplikasi terpaksa mengambil data dari sumbernya langsung tanpa membaca data rusak yang ada di dalam cache. Dengan demikian, kamu tidak akan mendapatkan data yang rusak lagi.

 

Penutup

Cache merupakan salah satu komponen yang penting di dalam sistem komputer maupun software. Dengan adanya cache, sistem menjadi lebih responsif dan cepat.


Bagikan di


Kolom Diskusi

Sedang memuat...